Minggu, 30 Desember 2012

laporan penelitian pertumbuhan kacang hijau


BAB 1
PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Pertumbuhan merupakan peristiwa perubahan biologis yang bersifat kuantitatif dan irreversibel yang berupa pertambahan ukuran sel dan jumlah sel akibat pembelahan sel. Pertumbuhan dapat dipengaruhi oleh faktor dalam yang meliputi faktor genetik dan hormonal (misalnya: hormon auksin, giberelin, sitokinin, asam absisat, kalin), dan faktor luar (misalnya: makanan, air, suhu, kelembapan, cahaya)
Berdasarkan penjelasan tersebut maka peneliti melakukan penelitian (penyelidikan) mengenai pertumbuhan pada tumbuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya melalui metode penelitian eksperimen.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh intensitas cahaya, dan hormon auksin terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau. Dari alasan tersebut maka peneliti membuat karya tulis ilmiah dengan judul “PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN HORMON AUKSIN TERHADAP PERTUMBUHAN KECAMBAH KACANG HIJAU”.
1.2. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
1.      Apakah dengan perbedaan intensitas cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang hijau ?
2.    Apakah dengan pemberian hormon auksin dapat mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang hijau ?
1.3. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk :
1.   Meneliti pengaruh perbedaan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.
2.     Meneliti pengaruh hormon auksin terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.



1.4. MANFAAT PENELITIAN
      Manfaat dari penelitian ini adalah :
1.  Penelitian ini disusun agar pembaca mengetahui bahwa pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh faktor dalam dan faktor luar.
2.  Agar pembaca mengetahui pengaruh intensitas cahaya dan hormon auksin terhadap pertumbuhan kecambah kacang hijau.
























BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. PERTUMBUHAN
Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversibel (tidak dapat balik) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel; dapat pula disebabkan oleh keduanya. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif, contohnya pertumbuhan batang tanaman dapat diukur dengan busur pertumbuhan atau auksanometer.
2.2. CAHAYA
Tumbuhan membutuhkan cahaya. Banyaknya cahaya yang dibutuhkan tidak selalu sama pada setiap tumbuhan. Umumnya, cahaya menghambat pertumbuhan meninggi karena cahaya dapat menguraikan auksin (suatu hormon pertumbuhan).
2.3.   AUKSIN
Auksin adalah hormon pertumbuhan yang pertama kali ditemukan. Salah satu jenis auksin yang telah dapat diekstraksi dari tumbuhan adalah asam indol asetat atau IAA. Auksin ditemukan oleh Frits Went, ahli botani Belanda (1863-1935), pada tahun 1928.
Ada beberapa jenis auksin, antara lain auksin a dan auksin b. Auksin a serupa dengan auksin b, hanya berbeda dalam kandungan airnya. Auksin a memiliki satu mol air lebih banyak. Selain itu, ada zat yang disebut heteroauksin yang kemudian diketahui sebagai asam indol asetat (IAA). Semakin jauh dari ujung tumbuhan, konsentrasi auksin semakin menyusut.










BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN
Penelitian dilaksanakan di rumah anggota kelompok. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 s/d 22 September 2012.
3.2. JENIS PENELITIAN
            Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian ini sangat pas untuk menguji hipothesa dan untuk menguji efektivitas variabel eksperimen.
3.4. TEKNIK PENELITIAN
           Teknik penelitian yang digunakan yaitu melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan kacang hijau yang dipengaruhi oleh perbedaan intensitas cahaya dan yang dipengaruhi oleh hormon auksin.
3.5. VARIABEL PENELITIAN
1.      Variabel bebas
-  Perbedaan intensitas cahaya
-  Perbedaan dosis hormon auksin
2.      Variabel terikat
- Pertumbuhan kecambah kacang hijau
3.      Variabel kontrol
-  Pot
-  Kapas
-  Air
-  Bibit kacang hijau
3.6.    TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah :
1.  Eksperimen, yaitu melakukan penelitian secara langsung, mengamati dan mengukur pertambahan pertumbuhan pada kacang hijau, mencatat dan mengambil dokumen berupa foto yang berkaitan dengan penelitian.

BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN





              

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar